Merenda Pakai Apa?

Hobi yang satu ini saya mulai ketika memiliki begitu banyak waktu luang di bangku kuliah. Saat itu, saya sedang menyusun skripsi yang tak kunjung selesai dan membosankan. Untuk membakar waktu, saya pun mencari hal yang kira-kira bisa bermanfaat. Salah satunya merenda atau dalam bahasa gaulnya: crochet.

Crochet adalah salah satu teknik ‘mengacak-acak’ benang untuk membentuknya menjadi sebuah produk bernilai tambah seperti baju, topi, sepatu dan lain-lain. Produk hasil crochet memiliki pola seperti rantai yang bersusun dan sambung-menyambung menjadi satu. Dengan pola tertentu, segulung benang bisa menjadi apapun yang diinginkan.

Kadang, crochet tertukar dengan knit atau dalam bahasa vulgarnya disebut sebagai merajut. Padahal, dua pekerjaan ini menggunakan teknik yang berbeda meskipun tujuannya sama.

Crochet dan knit memiliki satu perbedaan dasar, yaitu pada penggunaan jarum. Pada crochet, jarum yang dipakai (hook/hakpen/hakken) hanya satu, yaitu yang ujungnya terdapat lengkungan seperti kait. Sementara, knit menggunakan dua jarum yang tidak berkait. Mudahnya, seperti sumpit.

Nah, karena hanya menguasai teknik crochet, saya hanya akan mengulik soal bagaimana merenda. Saya pun masih terus belajar dan semoga tulisan ini bermanfaat bagi yang ingin mulai terjun ke dalam dunia renda-merenda.

Apa yang harus disiapkan untuk merenda? Pastinya adalah jarum dan benang. Ini semacam bahan pokok yang diperlukan untuk membuat benang menjadi baju/syal/sepatu/celana/dll.

Seperti yang sudah saya tulis di atas, teknik crochet hanya menggunakan satu jarum yang berkait di ujungnya. Jarum ini memiliki banyak ukuran, bergantung pemakaian benang. Semakin besar diameter benang yang kita pakai, semakin besar pula kait jarum yang kita gunakan.

11

Jenis-jenis jarum crochet

 

Untuk merenda, hampir semua benang bisa digunakan. Kecuali benang jahit, ya, kekecilan. Biasanya, pemakaian benang bergantung apa yang ingin kita buat. Benang wol bisa dipakai untuk membuat sewater, sepatu bayi, syal dan lain-lain. Benang katun bisa dipakai untuk membuat baju, syal, tempat minum, taplak meja dan lain-lain.

Itu dua bahan utama untuk merenda alias crochet. Alat-alat sekunder lain bisa menyusul seperti gunting, benang jahit, jarum jahit, klep, dan lain-lain.

Di tulisan selanjutnya, kita akan belajar jenis-jenis tusukan dalam crochet. Siapkan jarum dan benangmu, ready to fight! n c02

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s